Tampilkan postingan dengan label LINUX. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LINUX. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Desember 2014

Cara DNS SPOOFING menggunakan ETTERCAP

DNS spoofing digunakan untuk mengalihkan halaman website, Cara ini bisa kita gunakan untuk HACK juga lohh...

Sebelum kita lanjut ke tutorial Dns spoofing kita harus terus terlebih dahulu menginstall ETTERCAP
#apt-get install ettercap-common

Setelah ETTERCAP sudah terinstall kita langsung ke TKP

CARANYA :
  1. kita masuk sebagai root (/) terlebih dahulu
    $sudo su (enter)

  2. selanjutnya kita edit file etter.dns
    #nano /etc/ettercap/etter.dns
  3. kemudian edit sesuai website yang ingin kita SPOOFING DNSnya

Kamis, 03 Januari 2013

UBUNTU CAN NOT SHUTDOWN

UBUNTU CAN NOT SHUTDOWN

Ubuntu can not be shutdown via the GUI is frequent but quiet it was not a problem really ...
There are several ways to shutdown one melawati terminal.
Okay immediately wrote to his tutorial ni ....

1. Open Terminal (cttl + alt + t)

 

Sabtu, 01 Desember 2012

Perintah Dasar LINUX dan UNUNTU

Perintah Dasar LINUX dan UNUNTU yang sering di gunakan di terminal. Banyak orang yang menganggap bahwa LINUX itu ribet/susah sebenarnya itu semua salah besar karena sebanarnya LINUX itu sangat mudah digunakan dan nyaman digunakan.

sudo su:Perintah yang digunakan untuk memasuki direktori root /.
ls:Untuk melihat list/isi dari sebuah folder.
cd:Untuk memasuki direktori contoh cd /etc/apt/
cd ~:ke folder home anda
cd – :ke folder terahkir dimana kami masuki
cd ..:menuju folder atas satu tingkat
cat:tampilakan isi file pada layar
pico :editor yang mudah digunakan hampir mirip dengan "nano".
touch :membuat sebuah file kosong
ln :membuat "links" antara file dan folder.
rm :hapus sebuah file.
last :tampilkan history siapa yang sudah login.
:menampilkan siapa yang saat ini sendang login dan mengunakan IP berapa.
netstat  :menampilkan semua koneksi network saat ini.
netstat -an:menampilkan semua koneksi ke server, berisi source dan destination IP's dan ports
netstat -rn:menampilkan routing tabel untuk semua IP's bound ke server
du :tampilkan pengunaan hardisk.
cp :copy sebuah file
clear :Hapus layar terminal
date :Menampilkan atau mengubah tanggal & waktu
ping :Test sambungan jaringan
pwd :Cetak direktori kerja
rmdir :Remove folder
who :Cetak semua nama pengguna yang sedang log in
wget :Ambil halaman web atau file melalui HTTP, HTTPS atau FTP (DOWNLOAD)
write :Mengirim pesan ke pengguna lain

Selamat mencoba dan belajar LINUX

Jumat, 30 November 2012

Cara shutdown melalui terminal

Cara shutdown melalui terminal Cara shutdown melalui terminal Cara shutdown melalui terminal Cara shutdown melalui terminal Cara shutdown melalui terminal Cara shutdown melalui terminal
1. Buka Terminal (cttl+alt+t)

2. Masuk SEbagai Root / dengan cara mengetikan sudo su lalu masukan password root

3. Tuliskan perintah shutdown -h now






Tunggu sampai proses selesai

<<SEMOGA BERHASIL>>


Tambahan : 
1. Shutdown : #shutdown -h now
2. Restart : #shutdown -r now

Kata Kunci : Cara shutdown melalui terminal, Cara shutdown ubuntu lewat terminal, ubuntu tidak bisa di shutdown, shutdown melalui terminal.

UBUNTU TIDAK BISA SHUTDOWN

UBUNTU TIDAK BISA SHUTDOWN

Ubuntu tidak bisa shutdown melalui GUI memang sering terjadi tetapi tenang saja itu bukan masalah kok...
Ada beberapa cara untuk shutdown salah satunya melawati terminal.
Oke langsung aja ke tutorialnya ni....

1. Buka Terminal (cttl+alt+t)

2. Masuk SEbagai Root / dengan cara mengetikan sudo su lalu masukan password root

3. Tuliskan perintah shutdown -h now






Tunggu sampai proses selesai

<<SEMOGA BERHASIL>>


Tambahan : 
1. Shutdown : #shutdown -h now


2. Restart : #shutdown -r now

Rabu, 30 Mei 2012

Sejarah Linux

Siapa yang belum tahu Mandriva Linux? Siapa yang belum tahu Open Suse? Siapa yang belum tahu Red Hat? Bagi orang yang biasa berkecimpung di dunia komputer, khususnya Linux, maka nama-nama itu sudah tidak asing lagi di telinga. Namun tahukah Anda bahwa sebenarnya, Linux memiliki sejarah yang cukup panjang perjalanannya?

UNIX merupakan salah satu sistem operasi yang mengawali lahirnya Linux ke dunia ini. UNIX merupakan salah satu sistem operasi yang ada saat ini. Adapun UNIX merupakan salah satu sistem operasi populer selain keluarga raksasa Microsoft (mulai dari DOS, MS 9x sampai Vista), Novell, OS/2, BeOS, MacOS dan lainnya.

Sejarah kemunculan UNIX dimulai pada tahun 1965 ketika para ahli dari Bell Labs, sebuah laboratorium milik AT&T, bekerja sama dengan MIT dan General Electric membuat sistem operasi bernama Multics(sudah pernah dengar belum?). Nah, sistem operasi Multics ini awalnya didesain dengan harapan akan menciptakan beberapa keunggulan, seperti multiuser, multiprosesor, dan multilevel filesystem. Namun pada tahun 1969, AT&T akhirnya menghentikan proyek pembuatan Multics karena sistem operasi Multics ini sudah tidak memenuhi tujuan semula. Dengan kata lain, proyek ini mengalami hambatan karena dalam kenyataannya Multics banyak terdapat bugs dan sulit sekali dioperasikan.

Beberapa programmer Bell Labs yang terlibat dalam pembuatan dan pengembangan Multics, yaitu Ken Thompson, Dennis Ritchie, Rudd Canaday, dan Doug Mcllroy, secara tidak resmi tetap meneruskan proyek pengembangan Multics. Dan akhirnya sampailah pada sebuah sistem operasi generasi penerus dari Multics bulan Januari 1970 yang diberi nama UNIX.

Adapun generasi baru Multics ini memiliki lebih banyak keuggulan dibandingkan saudara tuanya. Nama UNIX diberikan oleh Brian Kernighan untuk memberi penegasan bahwa UNIX bukanlah Multics (tidak sama). UNIX akhirnya memiliki keunggulan seperti yang diharapkan pada awal penciptaannya. Yaitu:

1. Multilevel Filesystem

2. Multiuser dan Multiprosesor

3. Desain arsitektur yang independen terhadap suatu hardware

4. Berbagai device dapat dianggap sebagai file khusus

5. Memiliki user interface yang sederhana

6. Cocok untuk lingkungan pemrograman

7. Memiliki utilitas yang dapat saling digabungkan

Setahun setelahnya, UNIX dapat dijalankan pada komputer PDP-11 yang memiliki memory 16 KB dan sebuah disk berukuran 512 KB. Pada waktu itu source codenya UNIX masih ditulis dalam bahasa mesin (assembler). Kemudian pada tahun 1973, source code UNIX ditulis ulang dalam bahasa C yang dibuat oleh Dennis Ritchie.

Tujuan Mr. Ritchie mengubah source code UNIX ke dalam bahasa C tak lain dan tak bukan karena bahasa C didesain multiplatform dan bersifat fleksibel. Dengan dirubahnya source code ke dalam bahasa C, maka UNIX dapat dikembangkan dan dikompilasi ulang ke berbagai jenis komputer. Sejak saat itu dibuatlah berbagai macam varian UNIX yang sengaja didesain untuk jenis komputer tertentu.

Setahun kemudian, karena merasa UNIX sudah cukup matang, maka Thompson dan Ritchie mempublikasikan sebuah paper tentang UNIX. Ternyata UNIX mendapat sambutan yang sangat luar biasa dari lingkungan perguruan tinggi. Dan UNIX lah yang menjadi sistem operasi favorit di lingkungan perguruan tinggi.

Awalnya, sistem operasi UNIX ini didistribusikan secara gratis di dunia pendidikan, namun setelah banyak digunakan oleh korporasi industri dan bisnis (karena kehandalannya menangani bidang jaringan (networking), UNIX akhirnya diperdagangkan dan dipatenkan). Dalam perkembangan selanjutnya, UNIX dan varian-variannya yang dikomersialkan menjadi suatu sistem operasi yang cukup mahal pada saat itu(namun ada beberapa yang gratis karena dikembangkan dengan semangat openSource), hal ini disebabkan karena kestabilan, mampu mengerjakan program multitasking dan dapat digunakan oleh beberapa user secara bersamaan.

Adapun varian UNIX yang dikomersialkan dan populer karena kehandalannya seperti BSD 4.1 (1980), SunOS, BSD 4.2, SysV(1983), UnixWare dan Solaris 2(1988), dan lainnya. Dan yang dikembangkan dengan semangat openSource atau free diantaranya: FreeBSD, OpenBSD, NetBSD, Mnix, Hurd

Dari tadi ngomongin UNIX mulu, Linuxnya di mana? Oke, oke. Kita mulai…..

Kenal Linus Torvalds kan? Linus dilahirkan di Helsinki, Finlandia pada tanggal 28 Desember 1969. Orang yang disebut sebagai Bapak Linux(LINus UniX) ini, sudah mengenal bahasa pemrograman pada umurnya yang ke 10. Saat itu ia sering mengutak-atik komputer kakeknya, Commodore VIC-20. Karena hobinya dalam dunia komputing, 1988 Linus diterima di Univerity of Helsinki dan pada tahun 1990, Linus memulai kelas pemrograman C pertamanya. Pada tahun 1991, Linus tidak puas terhadap sistem operasi yang ada pada PC pertamanya (MS-DOS atau Disk Operation System), OS buatan Microsoft.

Linus lebih cenderung untuk menggunakan sistem operasi UNIX seperti yang dipakai komputer milik universitasnya. Akhirnya ia mengganti sistem operasi openSource Minix yang berbasiskan UNIX. Adapun Minix ini merupakan sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew S. Tanenbaum, seorang professor yang menggeluti penelitian masalah OS dari Vrije Universiteit, Belanda. Adapun Minix ini digunakan untuk keperluan pengajaran dan pendidikan.

Namun Linus merasa bahwa Minix masih memiliki banyak kelemahan. Dan mulai saat itu, di usianya yang ke-23, Linus mulai mengutak-atik kernel Minix. Dan ia mulai mengembangkan sistem yang kompatibel dengan IBM PC. Pada bulan Agustus 1991, lahirlah Linux 0.01 hasil oprekan Linus, dan pada tanggal 5 Oktober 1991, secara resmi Linus mengumumkan Linux 0.02 yang hanya dapat menjalankan BASH dan gcc compiler. Selain itu, Linus juga mempublikasikan sistem operasi buatannya tersebut lengkap dengan source codenya, yang ternyata disambut dengan sangat antusias oleh para programmer dan developer di seluruh dunia agar dapat di develop bersama-sama.

Sampai saat ini, Linux dibangun oleh berbagai macam komunitas dan jangan heran apabila banyak sekali distro-distro Linux yang beredar. Mulai dari yang berbayar sampai yang gratis, dari untuk pemula sampai tingkat lanjut, dan biasanya dengan banyaknya distro Linux yang beredar akan membuat orang awam bingung untuk memilih distro. Bayangkan, ada beratus-ratus distro yang tercipta atau bahkan beribu-ribu. Namun perlahan tapi pasti, diantara distro-distro Linux ini ada yang menyamai (atau bahkan) melebihi kemampuan dari Sistem Operasi keluarga raksasa (Microsoft) dan dengan semakin mudahnya dan semakin lengkapnya dukungan Linux pada hardware, besar kemungkinan Linux akan menjadi alternatif (atau bahkan sistem operasi utama di dunia).

Referensi:

  • Sofana, Iwan. 2006. Mudah Belajar Linux. Bandung: Informatika
  • http://www.thinkgeek.com/books/nonfiction/38b2/
  • http://www.softpanorama.org/People/Torvalds/linus_finland_period.shtml
  • http://www.thocp.net/biographies/torvalds_linus.html

Selasa, 29 Mei 2012

Kelebihan LINUX

Kelebihan Linux :

Secara ringkas, saya akan menjelaskan alasan kenapa banyak orang di dunia yang terarik menggunakan Linux. Baik itu sebagai server, workstation ataupun personal desktop, diantaranya:

  1. Tidak memerlukan perangkat keras yang mahal. Linux dapat berjalan pada komputer PC dengan konfigurasi minimal sbb :
  2. * Mikroprosesor 386 DX (intel, AMD, Cyrix, TI, Chips&Tech.)
    * RAM 4 MB (tanpa GUI) dan 8 MB (dengan GUI)
    * Space harddisk 85 MB
  3. Linux merupakan sistem operasi FULL 32-bit. Tak ada kode 16-bit atau campuran keduanya dalam setiap aplikasinya, sehingga kecil kemungkinan terjadi crash (bentrok) antar aplikasi.
  4.  Preemptive multitasking, yaitu menangani banyak proses secara bersamaan, semua proses tersebut tidak saling menghalangi/ menghambat walaupun berjalan pada saat yang sama.
  5.  Multiuser, yaitu lebih dari satu orang dapat menggunakan program yang sama/ berbeda-beda dari satu mesin yang sama pada saat bersamaan di terminal yang sama/berbeda.
  6. Multiconsole. Dalam satu komputer, pengguna dapat melakukan login dengan nama user yang sama/berbeda lebih dari satu kali, tanpa perlu menutup sesi sebelumnya.
  7.  Linux memiliki grafis antarmuka (GUI) sebagaimana Operating System modern lainnya. Antarmuka grafisnya dinamakan X-Window System (bukan X-Windows) dengan pilihan tampilan yang bervariasi (dinamis).
  8. Program - program maupun aplikasi-aplikasi networking tersedia dalam semua distribusi Linux (dalam CD atau disket), sehingga tak perlu mencari/membeli/mendownload aplikasi tambahan lagi.
  9. Tidak perlu melakukan defragment. Linux memakai sistem file ext2fs (Second Extended File System) yang mempunyai keunggulan reduksi fragmentasi otomatis. Dengan memakai ext2fs, kinerja baca/tulis (akses) dari/ke harddisk tetap terjaga.
  10.  Dukungan akses 33 macam sistem file yang berbeda. Linux mampu mengakses sistem file FAT16, FAT32 (kepunyaan DOS), VFAT (Win), HPFS (OS/2), Minix, UFS (Solaris), Xenix, SCO, Novell, dsb.
  11. Pertambahan Pengguna Linux yang pesat. Linux adalah varian UNIX(TM) yang tercatat mempunyai perkembangan paling pesat di seluruh dunia. Dengan semakin bertambahnya pengguna, semakin mudah mendapatkan dukungan dan driver untuk perangkat keras yang beragam. Situs-situs web yang didedikasikan untuk menyebarkan informasi mengenai Linux serta ajang diskusi tentang Linux juga semakin bertambah jumlahnya. Silakan kunjungi situs web : http://counter.li.org/estimate.html untuk melihat jumlah pengguna Linux (meskipun site tersebut belum dapat dikatakan sebagai statistik resmi mengenai jumlah pengguna Linux di seluruh dunia).
  12.  Remote Control. Setiap pengguna Linux yang memanfaatkan port 23 dengan program Telnet dapat mengendalikan komputer Linux dari jarak jauh, kapan pun, dari mana pun, seperti seolah - olah sang pengguna berada di hadapannya secara langsung.

Minggu, 27 Mei 2012

Cara Instal Centos 5.6


1.  Langkah pertama adalah, masuk ke bios PC dan setting boot sequence menjadi CD/DVD ROM boot sequence pertama, atau bila ada option untuk boot dari media lain (spt F10 pada board intel, Kunci ESC/F8 pada board asus ) itu lebih baik. Setelah Boot Sequence dari PC sudah di set, tampilan pertama dari Centos akan tampah spt gambar berikut :
Boot Option pada Centos
Tekan Enter untuk melakukan proses installasi berbasis Grafis (GUI=graphical User Interface), atau ketik linux text dan tekan ENTER untuk masuk proses instalasi berbasis text (CLI=Command Line Interface). Cara yang saya pakai kali ini adalah berbasis GUI

3. Langkah berikutnya, system instalasi menampilkan pertanyaan apakah CD/DVD yang digunakan di test atau tidak, test ini berguna untuk meyakinkan bahwa CD/DVD yang kita gunakan dapat berfungsi dengan, bila CD/DVD yang kita gunakan tidak baik atau proses testnya FAIL CD/DVD tersebut tidak dapat digunakan untuk melanjutkan proses selanjutnya, jadi sebaiknya diikuti saja, agar tidak terjadi kesalahan di ujung atau ditengah-tengah proses installasi yang akhirnya akan membuang buang waktu.
Media CD/DVD dalam proses test
Media CD/DVD dalam proses test
4. Setelah proses test selesai, langkah berikutnya , welcome screen dari centos
Welcome Screen Centos 5.5
Welcome Screen Centos 5.5
5. Pemilihan jenis keyboard yang akan digunakan, proses instalasi ini menggunakan Keyboard US?English
Pemilihan jenis keyboard
Pemilihan jenis keyboard
6.  Penentuan media dan jenis partisi yang akan digunakan dalam proses instalasi, secara default Centos akan membuat 2 partisi yaitu  /root dan /swap bila kita langsung click next pada menu spt gambar berikut.
Partisi yang default yang akan digunakan Linux
Partisi yang default yang akan digunakan Linux
7. Untuk proses instalasi kali saya , saya menggunakan pembuatan partisi sendiri/click Create  Custom Layout
Custom Lay out
Custom Lay out
8. Akan muncul menu berikut (saya menggunakan hard disk virtual sebesar 8 gb dengan menggunakan program Vmaware), cara instalasi vware dan kegunaannya akan di bahas di artikel yang lain.
Custom partition
Custom partition
9. Scema partisi yang akan dibuat / = 5gb /swap=2GB ( rumusan swap ini adalah 2 X memory yg digunakan dalam hal ini memory yang saya gunakan 1GB jadi partisi /swap =2GB, dan partisi /home = sisa dari isi hard disk yg kita gunakan
Partisi / root
Partisi / root
partisi /swap
partisi /swap
Partisi /home
Partisi /home
10. Schema partisi yang sudah di buat akan tampak spt ini, click next
Schema Partisi
Schema Partisi
11. Configurasi GRUB LOADER, click Next ..
Grub Loader
Grub Loader
12. Configurasi LAN yg akan digunakan, configurasi LAN akan dibahas pada artikel tersendiri
Configurasi LAN
Configurasi LAN
13. Configurasi lokasi dan zona waktu  (arahkan mouse ke arah peta indonesia)
Configurasi lokasi dan zona waktu
Configurasi lokasi dan zona waktu
14. Input password untuk root
Password untuk root
Password untuk root
15. Software atau aplikasi yang akan digunakan, pada option ini kita bisa memilih aplikasi apa saja yang ingin kita install , atau click next untuk membiarkan system melakukan instalassi secara default.
Seleksi aplikasi yang akan diinstall
Seleksi aplikasi yang akan diinstall
16. Proses instalasi akan segera di mulai, click star
Start untuk memulai proses instalasi
Start untuk memulai proses instalasi
17. Progress instalasi
Progres Instalassi
Progres Instalassi
18.  Proses instalasi telah selesai, click reboot untuk merestart komputer dan melakukan configurasi ulang
Proses instalasi selesai19. Setelah komputer di restart, kita akan di minta untuk mengkonfigurasi ulang settingan firewall, yang di allow / diijinkan untuk mengakses komputer kita adalah, service www,ftp,ssh
Configurasi Firewall
Configurasi Firewall
20. Langkah berikutnya adalah konfigurasi SELinux, untuk sekarang di disable saja, konfigurasi SELinux akan dibahas di artikel tersendiri
Configurasi SeLinux
Configurasi SeLinux
21. Konfigurasi tanggal dan waktu
Configurasi tanggal dan waktu
22. Langkah terakhir adalah configurasi user yang akan digunakan dalam Centos 5.5 ini, setelah ini kita kan diminta untuk merestart sekali lagi komputer.
Configurasi User
Configurasi User
23. Tampilan Centos 5.5 yang telah terinstall
Centos Telah Terinstall
Centos Telah Terinstall

Kamis, 24 Mei 2012

Sejarah CentOS

CentOS, yang merupakan singkatan untuk C ommunity En terprise O perating S ystem, adalah hasil dari kelompok kontributor open source dan pengguna bekerja sama untuk mengembangkan solusi Linux yang tersedia secara bebas untuk pengguna yang tidak memerlukan banyak dukungan komersial untuk mencapai tujuan mereka. CentOS, Yang merupakan singkatan untuk C ommunity En terprise O perating S ystem, adalah Hasil Dari Kelompok kontributor open source dan pengguna bekerja sama untuk mengembangkan Solusi Linux Yang Tersedia Secara Bebas untuk pengguna BANYAK Yang regular tidak memerlukan dukungan kegiatan tidak langsung untuk mencapai Composition Komposisi mereka.


CentOS dedicated server dirancang berdasarkan produk Red Hat, Red Hat Enterprise Linux. CentOS server dirancang berdasarkan Produk Red Hat, Red Hat Enterprise Linux. Walaupun Red Hat Linux server seluruhnya terbuat dari perangkat lunak bebas dan sumber terbuka, hanya didistribusikan kepada publik dalam bentuk biner (termasuk CD-ROM dan DVD-ROM) dengan biaya yang dibayar oleh pelanggan. Walaupun Red Hat Linux server seluruhnya terbuat Dari perangkat lunak Bebas dan Terbuka sumber, Hanya didistribusikan kepada Publik KESAWAN Bentuk biner (termasuk CD-ROM dan DVD-ROM) biaya Artikel Baru Yang Dibuat Dibayar pelanggan. Namun, Red Hat tidak merilis kode sumber untuk produk di bawah GNU General Public License, sehingga penggunaan kode untuk penciptaan dari distribusi Linux CentOS merupakan praktek sepenuhnya valid dan dapat diterima. Namun, Red Hat regular tidak merilis kode sumber untuk Produk di Bawah GNU General Public License, sehingga penggunaan kode untuk penciptaan Dari distribusi Linux CentOS sepenuhnya merupakan praktek yang valid dan dapat diterima. Distribusi produk CentOS sepenuhnya sesuai dengan kebijakan redistribusi Red Hat. Distribusi Produk CentOS sepenuhnya sesuai Artikel Baru kebijakan redistribusi Red Hat.

Server CentOS hampir identik dengan produk Red Hat kecuali bahwa hal itu diubah untuk menghilangkan semua branding Red Hat dan karya seni. Server CentOS hampir identik Artikel Baru Produk Red Hat kecuali bahwa ITU diubah untuk menghilangkan hal * Semua merek Red Hat dan Seni karya. CentOS dan perusahaan Linux solusi tidak dengan cara apapun berafiliasi dengan atau didukung oleh Red Hat, Inc dan anak pajak tangguhan CentOS Linux Solusi regular tidak berafiliasi Artikel Baru Artikel Baru Apapun cara atau didukung Dibuat Red Hat, Inc

sumber : http://document-kuya.blogspot.com

Kamis, 02 Februari 2012

Konfigurasi FTP SERVER pada centOS

Konfigurasi FTP SERVER pada centOS

suatu saya sedang PKL saya di suruh mengkonfigurasi FTP SERVER di centOS. awalnya saya bingung karena saya belum pernah mengkonfigurasi FTP SERVER dan saya juga belum bisa menggunakan centOS tanpa GUI (tanpa grafik).
kemudian saya browsing di internet untuk mencari caranya. Nah akhirnya saya mendapatkan tutorialnya tetapi saya masih bingung karena saya belum mengetahui perintah-perintah dasar pada centOS. Tetapi saya terus mencoba sampai BERHASIL.
Langsung aja kita ke pokok materinya niih...
  1. Pastikan paket vsftpd telah terinstall dalam komputer anda, atau ketikan (harus terkoneksi internet)
  2. [root@ardysmart]# yum install vsftpd
  3. Kemudian konfigurasikan file
  4. [root@ardysmart]#/etc/vsftp/vsftpd.conf
  5. kemudian edit potongan konfigurasi menjadi seperti ini.
  6. # Example config file /etc/vsftpd/vsftpd.conf
       #
       # The default compiled in settings are fairly paranoid.
        This sample file
       # loosens things up a bit, to make the ftp daemon more
        usable.
       # Please see vsftpd.conf.5 for all compiled in defaults.
       #
       # READ THIS: This example file is NOT an exhaustive list  
        of vsftpd options.
       # Please read the vsftpd.conf.5 manual page to get a full
        idea of vsftpd’s
       # capabilities.
       #
       # Allow anonymous FTP? (Beware – allowed by default if you
        comment this out).
          anonymous_enable=NO
       #
       # Uncomment this to allow local users to log in.
          local_enable=YES
       #
       # Uncomment this to enable any form of FTP write command.
          write_enable=YES
       #
       # Default umask for local users is 077. You may wish to
        change this to 022,
       # if your users expect that (022 is used by most other
         ftpd’s)
          local_umask=022
       #
       # Uncomment this to allow the anonymous FTP user to upload
        files. This only
       # has an effect if the above global write enable is
        activated. Also, you will
       # obviously need to create a directory writable by the FTP
        user.
       #anon_upload_enable=YES
       #
       # Uncomment this if you want the anonymous FTP user to be
        able to create
       # new directories.
       #anon_mkdir_write_enable=YES
       #
       # Activate directory messages – messages given to remote 
        users when they
       # go into a certain directory.
          dirmessage_enable=YES
       #
       # Activate logging of uploads/downloads.
          xferlog_enable=YES
       #
    hanya cukup mengganti opsi dari anonymous_enable=YES menjadi NO dan local_enable=NO menjadi YES. itu saja sudah cukup menjadi ftp server.
  7. Jika sudah simpan hasil perubahan dengan ESC:wq
  8. Kemudian restart lah service dari vsftpd
  9. [root@ardysmart]# service vsftpd restart
  10. Kemudian buat user lokal dengan nama ardyftp (unuk nama user bebas)
  11. [root@ardysmart]# adduser ardyftp
  12. Kemudian buat password
  13. [root@ardysmart]# passwd ardyftp
    Changing password for user ozotmacho.
    New UNIX password:********
    BAD PASSWORD: it is too simplistic/systematic
    Retype new UNIX password:********
    passwd: all authentication tokens updated successfully.
  14. Membuat file chroot_list 
  15. [root@ardysmart]# vim /etc/vsftpd/chroot_list
    Isinya adalah :
    ardyftp
    1. Restart Service FTP
    2. [root@ardysmart]# service vsftpd restart
      [root@ardysmart]# chkconfig vsftpd on
    3. Cek konfigurasi FTP
    4. [root@ardysmart]# getsebool -a | grep ftp
      nah dibagian ini saya mendapatkan status : getsebool: SELinux is disabled maka untuk mengatasi hal tersebut saya edit file :
      [root@ardysmart]# vi /etc/selinux/config
      FILE sebelum di edit :
      # This file controls the state of SELinux on the system.
      # SELINUX= can take one of these three values:
      # enforcing – SELinux security policy is enforced.
      # permissive – SELinux prints warnings instead of enforcing.
      # disabled – SELinux is fully disabled.
      SELINUX=disable
      # SELINUXTYPE= type of policy in use. Possible values are:
      # targeted – Only targeted network daemons are protected.
      # strict – Full SELinux protection.
      SELINUXTYPE=targeted
      Kemudian saya edit menjadi :
      # This file controls the state of SELinux on the system.
      # SELINUX= can take one of these three values:
      # enforcing – SELinux security policy is enforced.
      # permissive – SELinux prints warnings instead of enforcing.
      # disabled – SELinux is fully disabled.
      SELINUX=permisive
      # SELINUXTYPE= type of policy in use. Possible values are:
      # targeted – Only targeted network daemons are protected.
      # strict – Full SELinux protection.
      SELINUXTYPE=targeted
      Save dengan ESC:wq
    5. Kemudian reboot komputer dengan perintah #shutdown -r now setelah komputer di reboot jalankan kenbali command :
    6. [root@ardysmart]# getsebool -a | grep ftp
      kemudian akan muncul seperti ini :
      allow_ftpd_anon_write –> off
      allow_ftpd_full_access –> off
      allow_ftpd_use_cifs –> off
      allow_ftpd_use_nfs –> off
      allow_tftp_anon_write –> off
      ftp_home_dir –> on
      ftpd_disable_trans –> off
      ftpd_is_daemon –> on
      httpd_enable_ftp_server –> off
      tftpd_disable_trans –> off

      Apabila ftp_home_dir masih berstatus off, maka jalankan perintah :
      [root@ardysmart]# setsebool -P ftp_home_dir on
      [root@ardysmart]# iptables -F
    7. gunakan aplikasi FTP client seperti GFTP, FILEZILA atau WINSCP untuk login dan mengupload / download file di server
    8. gunakan BROWSER jika ingin mendownload saja, tanpa upload
    SEKIAN DULU POSTINGAN SAYA HARI INI

    SELAMAT MENCOBA
    BY : ARDY SMART
    gin: http://adsensecamp.com/ -->